Acara ini berlangsung di lapangan dekat pos perkumpulan tim Robebes dan dihadiri oleh ratusan warga dari berbagai kalangan. Beragam lomba tradisional seperti tarik tambang, dan panjat pinang menjadi pusat perhatian. Selain itu, Tim Robebes juga menghadirkan lomba yang sedikit berbeda, seperti lomba bawa bola pakai terong, balap karton, lomba joget bohay pakai balon dengan tema kepahlawanan.
Ketua Tim Robebes, Pendi, menyampaikan bahwa tema "Orang-Orang yang Terbuang Mengenang Pejuang" dipilih sebagai bentuk penghormatan terhadap para pejuang kemerdekaan yang telah mengorbankan segalanya demi bangsa, serta sebagai pengingat bahwa setiap warga negara, apapun latar belakangnya, memiliki peran penting dalam mengisi kemerdekaan.
"Melalui tema ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk tidak melupakan mereka yang sering kali dianggap terpinggirkan. Mereka juga adalah bagian dari bangsa ini, dan mereka pun berhak untuk merayakan kemerdekaan serta mengenang jasa para pahlawan," ujar Pendi.
Salah satu peserta lomba, yang mengikuti lomba joget bohay pakai balon, mengaku senang dengan acara ini. "Ini adalah momen yang sangat spesial. Selain bisa bersenang-senang, kami juga diingatkan tentang pentingnya persatuan dan saling menghargai, tidak peduli siapa kita," katanya.
Acara ini tidak hanya diisi dengan lomba-lomba, tetapi juga acara ditutup dengan menggelar musik rakyat dengan hiburan-hiburan menarik.
Tim Robebes berharap bahwa perayaan ini dapat membangkitkan kembali semangat kebersamaan dan nasionalisme di kalangan masyarakat. "Kami berharap semua orang bisa mengambil pelajaran dari para pejuang kita dan bersama-sama membangun Indonesia yang lebih baik," pungkas Pendi. (SM)

0 Komentar